Berita Terbaru

JELAJAH GUNUNG HINGGA PANTAI, MENTORING PERPISAHAN KELAS VI SDIT IHSANUL FIKRI

Written By Unknown on Senin, 08 Juni 2015 | 09.19

PENDAKIAN PUNCAK ANDONG

Rute Menuju puncak Gn. Andong(27/5)

MAGELANG- Mentoring perpisahan Siswa putra kelas VI SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang tahun ini berlokasi di Gunung Andong, Grabag Magelang (27/5). Tema kegiatan yang berupa tafakur alam ini diikuti sebanyak 42 siswa bersama enam guru pendamping. Selain untuk bertafakur, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengukir memori di puncak Andong.

Pak Imam sebagai penanggungjawab kegiatan tengah menceritakan pengalamannya mendampingi anak-anak yang baru kali pertama melakukan pendakian ke Andong. Diawali dari proses pemberangkatan hingga pemulangan. "Anak-anak berangkat dari sekolah pukul 07.30  dengan menaiki angkot jalur 3. Alhamdulillah semua sanggup muncak. Diawal perjalanan, ada satu anak yang gak mau naik karena alasan sakit dan takut ketinggian, tapi kemudian kita motivasi dan akhirnya berhasil sampai puncak". Saat dikonfirmasi lamanya waktu untuk menggapai puncak, beliau menjawab, "Hanya dalam waktu 50 menit, anak-anak sudah sampai pada puncak Andong berketinggian 1726 mdpl. Mereka menaklukkan Andong sambil berlari", ujarnya saat ditemui di ruang tata usaha SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang jelang sholat Jum'at (29/5).
Saat Siswa Putra kelas VI melakukan perjalanan menuju hingga puncak Gn. Andong (27/5)
Imam menambahkan ceritanya saat sampai dipuncak, "Anak-anak memasak air menggunakan kompor parafin untuk menyeduh makanan dan minuman instan yang sudah mereka siapkan sebagai bekal perjalanan. Kemudian mereka melakukan foto bersama, mengenal lingkungan, ploting sampah, mentoring, dan mengukir memori di puncak Andong". Ada kejadian unik saat anak-anak mengenal lingkungan. Ada sebagian anak yang mencoba untuk mengakrabi pendaki lain yang datang bersama pasangannya. "Mbak, kok mau sih jadi pacarnya mas ini?," ujar Imam mengutip cerita dari muridnya.

"Mengukir memori di puncak Andong berisi tiga poin penting, yaitu selalu berkomitmen dalam menjalani syariat Islam, karena Islam itu mudah dan memudahkan dalam menggapai cita-cita; setia dengan almamater dengan cara mengikuti program kegiatan pasca kelulusan; rajin silaturahim ke guru", ujar Imam selaku pemimpin dalam pengucapan ikrar tersebut.

Saat turun gunung, tak lupa anak-anak membawa kembali sampah yang sudah mereka kumpulkan. Sesampainya di basecamp, mereka istirahat sholat dan makan. "Makanan yang dipersiapkan prasmanan langsung saja menjadi santapan ternikmat bagi kami", tambahnya saat menutup cerita. Siswa sampai lagi ke sekolah pada pukul 14.30 sesuai jadwal.



SUSUR PANTAI JATI MALANG
Siswa Putri kelas VI saat sedang Bermain Pasir (27/5)
Berbeda dengan lokasi tujuan siswa putra, 44 siswa putri kelas VI SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang ditemani tujuh guru pendamping melakukan mentoring perpisahan dengan agenda rihlah ke pantai Jatimalang, Purworejo pada hari yang sama, Rabu (27/5). "Tujuan kegiatan ini adalah untuk tafakur alam dan rihlah sebagai bentuk kesyukuran kita karena sudah diberi kelancrn dalam ujian sekolah tgl 18-25 Mei kemarin", jelas Arin selaku koordinator jenjang VI (29/5).

"Pemilihan lokasi di pantai Jatimalang karena jaraknya yang relatif dekat dan juga atas pilihan langsung dari siswa putri. Berangkat dengan lima kendaraan dari masjid RSI jam 08.00 dan sampai lokasi jam 10.00. Lokasi pantai dr kota Purworejo sektr 20 km arah selatan. Kanan kiri sawah menghijau dan kondisi pantai masih alami. Kebetulan laut sedang pasang dan ombaknya tinggi seperti pantai selatan lainnya, jadi kita tidak berani untuk berenang", kisah Arin.

Siswa Putri kelas VI saat sedang Bermain Pasir dan menunjukkan hasil karyanya (27/5)
Ustadzah Arin, demikian murid-murid memanggilnya di sekolah kemudian melengkapi ceritanya kembali, "Kegiatan kami diawali sholat Dhuha di Masjid RSI lalu pengarahan dari saya. Pembiasaan yang tetap kita lakukan salah satunya membaca Al Matsurat bersama-sama di awal perjalanan, bahkan selama perjalanan sempat ada yg mual. Sesampainya di lokasi kami beristirahat sebentar baru kemudian menuju ke pantai. Pandangan kami langsung tertuju ke arah lautan, memandang gulungan ombak yang tinggi langsung membuat kami benar-benar merasa kagum dan kecil di hadapan Allah SWT, juga mengingatkan bahwa sebagai makhlukNya kita tidak boleh takabur dan senantiasa tawadhu (rendah hati). Setelah itu kita berkelompok untuk membuat istana pasir. Puas main pasir, dilanjutkan mencari binatang air yang hidup di pantai seperti kepiting kecil (baca:yuyu). Mengasyikkan sekali saat menangkap dan melepaskan lagi yuyu-yuyu kecil tadi. Sebelum pulang, kami kembali memuaskan diri duduk di pantai menikmati deburan ombak. Rombongan pulang jam 13.30 setelah makan dan sholat Dhuhur. Alhamdulillah rombongan sampai Magelang dalam kondisi sehat dan ceria jam 15.45." (SPL).

SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG SIAP UJIAN SEKOLAH LOKAL


Siswi SDIT Ihsanul Fikri memberikan pesan dan kesannya setelah Ujian Sekolah Nasional dan meminta doa agar sukses menghadapi Ujian Sekolah Lokal di halaman depan sekolah Rabu pagi (20/5) 

MAGELANG- Siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang bersiap menghadapi Ujian Sekolah Lokal dalam empat hari kedepan Kamis hingga Senin (21-25/5). Setelah selama tiga hari menempuh ujian Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPA, kini mereka tengah bersiap menghadapi soal-soal buatan guru mereka sendiri. Seperti dalam video yang berhasil merekam situasi dan kondisi sesaat setelah ujian sekolah nasional pada Rabu (20/5) di halaman gedung SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang.

"Dalam ujian sekolah lokal, mata pelajarn yang akan diujikan diantaranya ada Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa Jawa, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Terjemah Al Qur'an (Tarjim)", ujar Kiki wakil kepala Kurikulum SDIT Ihsanul Fikri kota Magelang. (SPL) 

SUASANA SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG PADA HARI KEDUA UJIAN SEKOLAH DASAR

MAGELANG- Siswa kelas VI SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang tengah santai menikmati hidangan selepas ujian sekolah dasar di hari kedua ujian, pada Selasa siang (19/5). 

SERATUS SATU SISWA-SISWI SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG IKUTI UJIAN SEKOLAH DASAR


Siswa SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang bersama guru dan wali murid, mengikuti acara pengajian dan doa bersama untuk menyambut Ujian Sekolah Dasar di Masjid Asy Syiffa' Kota Magelang pada hari Sabtu pagi (9/5). SDIT IF/Sowam.
MAGELANG- Sebanyak seratus satu siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang mengikuti Ujian Sekolah Dasar (USD) tanpa terkecuali pada hari pertama dan kedua, Senin-Selasa (18-19/5). Ujian yang diselenggarakan di empat kelas lantai dua gedung SDIT Ihsanul Fikri akan berakhir pada Rabu (20/5). Hari pertama dan kedua anak-anak mengerjakan soal bahasa Indonesia dan matematika, sedangkan hari ketiga mata pelajaran yang akan diujikan adalah ilmu pengetahuan alam.

Siswa yang mengikuti ujian ini terdiri dari 54 putra dan 47 putri. Wakil ketua kurikulum, Rosyidah Rizki Yanendri menerangkan bahwa ujian kali ini turut menentukan kelulusan siswa. "Pengumuman kelulusan rencananya akan diumumkan satu bulan setelah ujian sekolah selesai.", kata Bu Kiki pada humas YIF. Kurikulum yang diterapkan pada soal adalah KTSP 2006, dimana porsi pembuatan soal 75% oleh daerah dan 25% dari pusat. Ari Sulistyana yang merupakan guru mata pelajaran matematika mengungkapkan bahwa soal matematika hari ini (19/5) sudah sesuai dengan kompetensi dasar. "Doakan saja agar anak-anak dapat memperoleh nilai yang baik.", ujarnya dengan penuh optimis. (SPL)

SERATUS SATU SISWA-SISWI KELAS VI SDIT IHSANUL FIKRI GELAR DOA BERSAMA

Written By Unknown on Sabtu, 09 Mei 2015 | 16.57


Doa Bersama- Ustadz Anwar Jufri Romli, Lc memimpin doa bersama. (9/5)
MAGELANG- Satu pekan lagi siswa-siswi Sekolah Dasar akan menghadapi Ujian Sekolah (US). Hal inilah yang mendasari Guru-guru SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang menggelar agenda Doa Bersama di Masjid Asy Syiffa hari ini. "Doa bersama ini merupakan salah satu sarana munajat agar mendapat kelancaran dan keberkahan", jelas Ustadz Devayana Nur Rahman selaku ketua panitia kegiatan. Kegiatan yang dikhususkan untuk siswa kelas VI ini juga turut mengundang orang tua wali murid. "Agenda yang mengangkat tema Dengan Rahmat Allah SWT, Gapai Cita Rahmatan Lil Alamin dibuka dengan basmalah ini akan diawali dengan sambutan Dra. Hj. Muawanah sebagai pengawas Pendidikan Agama Islam dari Kementrian Agama Islam, dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah, taujih dan doa bersama Ustadz Anwar Jufri Romli, Lc, kemudian ditutup dengan agenda saliman", terang Ustadz Imam Sadzali sebagai penanggungjawab acara. Ustadz Deva juga menjelaskan bahwa tujuan dari agenda doa bersama yaitu bermunajat kepada Allah SWT, agar nantinya anak-anak bersemangat dalam beribadah dan belajar, serta mendapatkan berkah dalam pelaksanaan US. "Doa bersama ini bertujuan untuk memotivasi anak agar percaya diri dalam menghadapi US, bahwa anak-anak memiliki tanggungjawab kepada semua pihak di ujung masa belajarnya di SD.", tambah Ustadz Imam. (9/5)

Khusyuk- Suasana saat berdoa (9/5)
Dalam sambutannya, Ibu Muawanah mengingatkan agar para orang tua memikirkan keterjagaan pendidikan Al Qur'an dan nilai-nilai ajaran Islam yang telah diajarkan di SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang di jenjang pendidikan selanjutnya yang akan dituju. Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri, Ustadz Rozak dalam sambutannya berpesan pada anak-anak agar belajar maksimal pada pukul 21.30. "Hindari belajar wayangan, matikan televisi, dan jauhi game.", demikian pesan beliau. Terakhir, Ustadz Rozak mengingatkan disamping kita berdoa, kita juga harus ikhtiar yang sungguh-sungguh, dan bertawakal kepada Allah SWT, serta minimal pukul 03.30 sudah bangun untuk sholat tahajud. Dalam taujihnya, Ustadz Anwar menyampaikan empat rukun keberhasilan, yaitu Niat, Minta, Ilmu, dan Ikhtiar. Niat merupakan hal yang terpenting, karena nilai suatu amalan bergantung pada niatnya, jelas beliau dengan mengutip Hadist Arba'in nomor satu. Terakhir beliau mendoakan agar anak-anak SDIT Ihsanul Fikri dimudahkan dalam menghadapi segala ujian, tidak hanya terbatas pada Ujian Sekolah saja. Beliau juga mendoakan agar masa depan anak-anak sesuai dengan kepakarannya masing-masing.

Saliman- para siswa, guru, dan orang tua bersalam-salaman (9/5)
Di akhir acara, terdapat agenda saliman, yaitu anak-anak bersalam-salaman meminta doa restu pada guru dan orangtua. Salma (12) siswi kelas VI C yang hadir bersama ibu dan kedua adiknya berharap bisa mendapatkan hasil yang terbaik pada US tahun ini. Siswi yang memiliki cita-cita menjadi hafidzah (penghafal Al-Qur'an) ini akan mlanjutkan sekolah ke Pondok Pesantren Rijalul Qu'an di Semarang untuk mencapai keinginannya untuk mengkhatamkan hafalan 30 Juz. Dalam wawncaranya, Salma menitipkan pesan untuk guru dan teman-temannya. Pesannya untuk para guru, "Terima kasih telah membimbing selama enam tahun." Sedangkan untuk teman-temannya, Salma mempunyai tiga pesan, yaitu mengajak untuk belajar yang rajin, jangan lupa puasa Senin-Kamis, dan One Day One Juz. (SPL)

Salma ditengah kedua temannya

HORE!!! UJIAN SEBENTAR LAGI, KELAS VI SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG MENGIKUTI MAJELIS SIANG

Written By Unknown on Selasa, 05 Mei 2015 | 16.27

Suasana Majels Siang- Siswa-siswi (5/5)

MAGELANG- Sejak kemarin senin (4/5) sebanyak 101 siswa-siswi kelas VI SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang sudah memulai Majelis Siang. "Kegiatan Majelis Siang diselenggarakan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah menjelang Ujian Sekolah.", tutur Ustadzah Ariana Puspasari selaku penanggungjawab jenjang kelas VI. (5/5) Kegiatan ini berisi tadarus Al Qur'an, Al Ma'tsurat, Pengucapan 13 Ikrar Siswa Kelas VI, Kultum, dan Doa Penutup. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.00 hingga 14.40 WIB ini bertempat di Masjid Asy Syiffa' Rumah Sakit Islam, Sanden, Kota Magelang.

Pengucapan 13 Ikrar Kelas VI

"Target tilawah bersama dalam agenda Majelis Siang ini adalah khotam setiap hari secara kolektif. Secara teknis, siswa putra yang berjumlah 54 siswa dan 47 siswi masing-masing dibagi menjadi empat kelompok, sehingga total ada 8 kelompok yang mendapat bagian untuk menyelesaikan 30 Juz.", jelas Usadzah Arin. Sedangkan Al Ma'tsurat yang dibaca adalah Al Ma'tsurat sore. Ikrar yang berjumlah 13 poin berisi janji-janji siswa-siswi kelas VI untuk melakukan upaya-upaya menyukseskan Ujian Sekolah dan Muatan Lokalnya yang akan diselenggarakan pada tanggal 18-25 Mei mendatang.

Kultum- Ustadz Imam selaku Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memberikan pesan kepada para siswa
Tema kultum yang disampaikan Ustadz Imam siang ini adalah tentang Tawazun. Tawazun artinya seimbang. Ustadz Imam menyampaikan pesan agar para siswa menjaga kesehatan. Saat Ustadz Imam menanyakan kepada siswa, ternyata banyak siswa-siswi yang jarang berolah raga.

TOKOH NU KOTA MAGELANG, KH. MANSYUR SIROJ BERI APRESIASI DAN DOAKAN SDIT IHSANUL FIKRI

Written By Unknown on Senin, 04 Mei 2015 | 15.54

KH. Mansyur Siroj, M.Ag-  Saat memberikan Mau'idzotul Hasanah

MAGELANG- KH. Mansyur Siroj, Ketua Syuriah Nahdatul Ulama' (NU) turut memberikan pesan-pesan kebaikan (Mauidhotul Khasanah) dalam agenda Khataman dan Imtihan yang diselenggarakan oleh SDIT Ihsanul Fikri dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional di gedung Wiworo Wiji Pinilih. (2/5)

KH. Mansyur Siroj merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Sirojul Huda, di Jalan Sumba No 146 RT 07 RW 02, Kelurahan Wates, Kota Magelang ini menyampaikan bahwa SDIT Ihsnul Fikri telah menjadi pusat perhatian masyarakat, ini merupakan uwais kata beliau yang bermakna SDIT Ihsanul Fikri bagus, unggul, dan bermutu. Beliau yang pernah memiliki pengalaman sebagai ketua Departemen Agama di Kota Magelang, Kudus, dan Temanggung ini menyampaikan Doa agar para peserta dan hadirin yang hadir menjadi umat manusia yang selalu berdiri di jalan yang benar. Beliau menyampaikan seperti yang dikutip dalam Al Qur'an Surah Ali Imran ayat 114-115, bahwa "Tanda-tanda orang yang sholih adalah mereka yang beriman pada Allah dan hari akhir, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, serta bersegera mengerjakan berbagai kebajikan. Dan kebajikan apapun yang mereka kerjakan sekali-kali tidak akan diingkari pahalanya oleh Allah." Beliau juga menambahkan bahwa "Mari kita belajar ajeg, karena amal ibadah yang paling dicintai adalah amal ibadah yang dilaksanakan secara konsisten."

Metode pembelajaran Al Qur'an, UMMI menurut beliau termasuk metode pembelajaran yang hebat. Dalam kutipan pernyataannya "Metode UMMI canggih benar." maksudnya yaitu dengan pembelajaran yang serius, SDIT Ihsanul Fikri melalui metode pembelajaran UMMI sudah dapat menghasilkan anak-anak didik yang pandai membaca Al Qur'an dengan baik dan benar.

Diakhir Mauidhotul Khasanah beliau yang merupakan imam masjid dan mubaligh di wilayah kota dan kabupaten Magelang ini juga mendoakan agar para peserta dan hadirin senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT dan kebahagiaan sejati, dikuatkan daya juangnya, dihilangkan rintangannya, serta dimudahkan jalannya untuk bejuang di jalan Allah. Aaaaamiiiiin. (SPL)

 
Copyright © Maret 2015. SDIT IHSANUL FIKRI - Redesign : YIF
Design by Creating Website | Published by Mas Template | Powered by Blogger