Berita Terbaru

Tampilkan postingan dengan label kegiatan sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegiatan sekolah. Tampilkan semua postingan

JELAJAH GUNUNG HINGGA PANTAI, MENTORING PERPISAHAN KELAS VI SDIT IHSANUL FIKRI

Written By Unknown on Senin, 08 Juni 2015 | 09.19

PENDAKIAN PUNCAK ANDONG

Rute Menuju puncak Gn. Andong(27/5)

MAGELANG- Mentoring perpisahan Siswa putra kelas VI SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang tahun ini berlokasi di Gunung Andong, Grabag Magelang (27/5). Tema kegiatan yang berupa tafakur alam ini diikuti sebanyak 42 siswa bersama enam guru pendamping. Selain untuk bertafakur, tujuan kegiatan ini adalah untuk mengukir memori di puncak Andong.

Pak Imam sebagai penanggungjawab kegiatan tengah menceritakan pengalamannya mendampingi anak-anak yang baru kali pertama melakukan pendakian ke Andong. Diawali dari proses pemberangkatan hingga pemulangan. "Anak-anak berangkat dari sekolah pukul 07.30  dengan menaiki angkot jalur 3. Alhamdulillah semua sanggup muncak. Diawal perjalanan, ada satu anak yang gak mau naik karena alasan sakit dan takut ketinggian, tapi kemudian kita motivasi dan akhirnya berhasil sampai puncak". Saat dikonfirmasi lamanya waktu untuk menggapai puncak, beliau menjawab, "Hanya dalam waktu 50 menit, anak-anak sudah sampai pada puncak Andong berketinggian 1726 mdpl. Mereka menaklukkan Andong sambil berlari", ujarnya saat ditemui di ruang tata usaha SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang jelang sholat Jum'at (29/5).
Saat Siswa Putra kelas VI melakukan perjalanan menuju hingga puncak Gn. Andong (27/5)
Imam menambahkan ceritanya saat sampai dipuncak, "Anak-anak memasak air menggunakan kompor parafin untuk menyeduh makanan dan minuman instan yang sudah mereka siapkan sebagai bekal perjalanan. Kemudian mereka melakukan foto bersama, mengenal lingkungan, ploting sampah, mentoring, dan mengukir memori di puncak Andong". Ada kejadian unik saat anak-anak mengenal lingkungan. Ada sebagian anak yang mencoba untuk mengakrabi pendaki lain yang datang bersama pasangannya. "Mbak, kok mau sih jadi pacarnya mas ini?," ujar Imam mengutip cerita dari muridnya.

"Mengukir memori di puncak Andong berisi tiga poin penting, yaitu selalu berkomitmen dalam menjalani syariat Islam, karena Islam itu mudah dan memudahkan dalam menggapai cita-cita; setia dengan almamater dengan cara mengikuti program kegiatan pasca kelulusan; rajin silaturahim ke guru", ujar Imam selaku pemimpin dalam pengucapan ikrar tersebut.

Saat turun gunung, tak lupa anak-anak membawa kembali sampah yang sudah mereka kumpulkan. Sesampainya di basecamp, mereka istirahat sholat dan makan. "Makanan yang dipersiapkan prasmanan langsung saja menjadi santapan ternikmat bagi kami", tambahnya saat menutup cerita. Siswa sampai lagi ke sekolah pada pukul 14.30 sesuai jadwal.



SUSUR PANTAI JATI MALANG
Siswa Putri kelas VI saat sedang Bermain Pasir (27/5)
Berbeda dengan lokasi tujuan siswa putra, 44 siswa putri kelas VI SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang ditemani tujuh guru pendamping melakukan mentoring perpisahan dengan agenda rihlah ke pantai Jatimalang, Purworejo pada hari yang sama, Rabu (27/5). "Tujuan kegiatan ini adalah untuk tafakur alam dan rihlah sebagai bentuk kesyukuran kita karena sudah diberi kelancrn dalam ujian sekolah tgl 18-25 Mei kemarin", jelas Arin selaku koordinator jenjang VI (29/5).

"Pemilihan lokasi di pantai Jatimalang karena jaraknya yang relatif dekat dan juga atas pilihan langsung dari siswa putri. Berangkat dengan lima kendaraan dari masjid RSI jam 08.00 dan sampai lokasi jam 10.00. Lokasi pantai dr kota Purworejo sektr 20 km arah selatan. Kanan kiri sawah menghijau dan kondisi pantai masih alami. Kebetulan laut sedang pasang dan ombaknya tinggi seperti pantai selatan lainnya, jadi kita tidak berani untuk berenang", kisah Arin.

Siswa Putri kelas VI saat sedang Bermain Pasir dan menunjukkan hasil karyanya (27/5)
Ustadzah Arin, demikian murid-murid memanggilnya di sekolah kemudian melengkapi ceritanya kembali, "Kegiatan kami diawali sholat Dhuha di Masjid RSI lalu pengarahan dari saya. Pembiasaan yang tetap kita lakukan salah satunya membaca Al Matsurat bersama-sama di awal perjalanan, bahkan selama perjalanan sempat ada yg mual. Sesampainya di lokasi kami beristirahat sebentar baru kemudian menuju ke pantai. Pandangan kami langsung tertuju ke arah lautan, memandang gulungan ombak yang tinggi langsung membuat kami benar-benar merasa kagum dan kecil di hadapan Allah SWT, juga mengingatkan bahwa sebagai makhlukNya kita tidak boleh takabur dan senantiasa tawadhu (rendah hati). Setelah itu kita berkelompok untuk membuat istana pasir. Puas main pasir, dilanjutkan mencari binatang air yang hidup di pantai seperti kepiting kecil (baca:yuyu). Mengasyikkan sekali saat menangkap dan melepaskan lagi yuyu-yuyu kecil tadi. Sebelum pulang, kami kembali memuaskan diri duduk di pantai menikmati deburan ombak. Rombongan pulang jam 13.30 setelah makan dan sholat Dhuhur. Alhamdulillah rombongan sampai Magelang dalam kondisi sehat dan ceria jam 15.45." (SPL).

SERATUS SATU SISWA-SISWI SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG IKUTI UJIAN SEKOLAH DASAR


Siswa SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang bersama guru dan wali murid, mengikuti acara pengajian dan doa bersama untuk menyambut Ujian Sekolah Dasar di Masjid Asy Syiffa' Kota Magelang pada hari Sabtu pagi (9/5). SDIT IF/Sowam.
MAGELANG- Sebanyak seratus satu siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang mengikuti Ujian Sekolah Dasar (USD) tanpa terkecuali pada hari pertama dan kedua, Senin-Selasa (18-19/5). Ujian yang diselenggarakan di empat kelas lantai dua gedung SDIT Ihsanul Fikri akan berakhir pada Rabu (20/5). Hari pertama dan kedua anak-anak mengerjakan soal bahasa Indonesia dan matematika, sedangkan hari ketiga mata pelajaran yang akan diujikan adalah ilmu pengetahuan alam.

Siswa yang mengikuti ujian ini terdiri dari 54 putra dan 47 putri. Wakil ketua kurikulum, Rosyidah Rizki Yanendri menerangkan bahwa ujian kali ini turut menentukan kelulusan siswa. "Pengumuman kelulusan rencananya akan diumumkan satu bulan setelah ujian sekolah selesai.", kata Bu Kiki pada humas YIF. Kurikulum yang diterapkan pada soal adalah KTSP 2006, dimana porsi pembuatan soal 75% oleh daerah dan 25% dari pusat. Ari Sulistyana yang merupakan guru mata pelajaran matematika mengungkapkan bahwa soal matematika hari ini (19/5) sudah sesuai dengan kompetensi dasar. "Doakan saja agar anak-anak dapat memperoleh nilai yang baik.", ujarnya dengan penuh optimis. (SPL)

SERATUS SATU SISWA-SISWI KELAS VI SDIT IHSANUL FIKRI GELAR DOA BERSAMA

Written By Unknown on Sabtu, 09 Mei 2015 | 16.57


Doa Bersama- Ustadz Anwar Jufri Romli, Lc memimpin doa bersama. (9/5)
MAGELANG- Satu pekan lagi siswa-siswi Sekolah Dasar akan menghadapi Ujian Sekolah (US). Hal inilah yang mendasari Guru-guru SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang menggelar agenda Doa Bersama di Masjid Asy Syiffa hari ini. "Doa bersama ini merupakan salah satu sarana munajat agar mendapat kelancaran dan keberkahan", jelas Ustadz Devayana Nur Rahman selaku ketua panitia kegiatan. Kegiatan yang dikhususkan untuk siswa kelas VI ini juga turut mengundang orang tua wali murid. "Agenda yang mengangkat tema Dengan Rahmat Allah SWT, Gapai Cita Rahmatan Lil Alamin dibuka dengan basmalah ini akan diawali dengan sambutan Dra. Hj. Muawanah sebagai pengawas Pendidikan Agama Islam dari Kementrian Agama Islam, dilanjutkan sambutan Kepala Sekolah, taujih dan doa bersama Ustadz Anwar Jufri Romli, Lc, kemudian ditutup dengan agenda saliman", terang Ustadz Imam Sadzali sebagai penanggungjawab acara. Ustadz Deva juga menjelaskan bahwa tujuan dari agenda doa bersama yaitu bermunajat kepada Allah SWT, agar nantinya anak-anak bersemangat dalam beribadah dan belajar, serta mendapatkan berkah dalam pelaksanaan US. "Doa bersama ini bertujuan untuk memotivasi anak agar percaya diri dalam menghadapi US, bahwa anak-anak memiliki tanggungjawab kepada semua pihak di ujung masa belajarnya di SD.", tambah Ustadz Imam. (9/5)

Khusyuk- Suasana saat berdoa (9/5)
Dalam sambutannya, Ibu Muawanah mengingatkan agar para orang tua memikirkan keterjagaan pendidikan Al Qur'an dan nilai-nilai ajaran Islam yang telah diajarkan di SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang di jenjang pendidikan selanjutnya yang akan dituju. Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri, Ustadz Rozak dalam sambutannya berpesan pada anak-anak agar belajar maksimal pada pukul 21.30. "Hindari belajar wayangan, matikan televisi, dan jauhi game.", demikian pesan beliau. Terakhir, Ustadz Rozak mengingatkan disamping kita berdoa, kita juga harus ikhtiar yang sungguh-sungguh, dan bertawakal kepada Allah SWT, serta minimal pukul 03.30 sudah bangun untuk sholat tahajud. Dalam taujihnya, Ustadz Anwar menyampaikan empat rukun keberhasilan, yaitu Niat, Minta, Ilmu, dan Ikhtiar. Niat merupakan hal yang terpenting, karena nilai suatu amalan bergantung pada niatnya, jelas beliau dengan mengutip Hadist Arba'in nomor satu. Terakhir beliau mendoakan agar anak-anak SDIT Ihsanul Fikri dimudahkan dalam menghadapi segala ujian, tidak hanya terbatas pada Ujian Sekolah saja. Beliau juga mendoakan agar masa depan anak-anak sesuai dengan kepakarannya masing-masing.

Saliman- para siswa, guru, dan orang tua bersalam-salaman (9/5)
Di akhir acara, terdapat agenda saliman, yaitu anak-anak bersalam-salaman meminta doa restu pada guru dan orangtua. Salma (12) siswi kelas VI C yang hadir bersama ibu dan kedua adiknya berharap bisa mendapatkan hasil yang terbaik pada US tahun ini. Siswi yang memiliki cita-cita menjadi hafidzah (penghafal Al-Qur'an) ini akan mlanjutkan sekolah ke Pondok Pesantren Rijalul Qu'an di Semarang untuk mencapai keinginannya untuk mengkhatamkan hafalan 30 Juz. Dalam wawncaranya, Salma menitipkan pesan untuk guru dan teman-temannya. Pesannya untuk para guru, "Terima kasih telah membimbing selama enam tahun." Sedangkan untuk teman-temannya, Salma mempunyai tiga pesan, yaitu mengajak untuk belajar yang rajin, jangan lupa puasa Senin-Kamis, dan One Day One Juz. (SPL)

Salma ditengah kedua temannya

HORE!!! UJIAN SEBENTAR LAGI, KELAS VI SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG MENGIKUTI MAJELIS SIANG

Written By Unknown on Selasa, 05 Mei 2015 | 16.27

Suasana Majels Siang- Siswa-siswi (5/5)

MAGELANG- Sejak kemarin senin (4/5) sebanyak 101 siswa-siswi kelas VI SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang sudah memulai Majelis Siang. "Kegiatan Majelis Siang diselenggarakan dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah menjelang Ujian Sekolah.", tutur Ustadzah Ariana Puspasari selaku penanggungjawab jenjang kelas VI. (5/5) Kegiatan ini berisi tadarus Al Qur'an, Al Ma'tsurat, Pengucapan 13 Ikrar Siswa Kelas VI, Kultum, dan Doa Penutup. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 13.00 hingga 14.40 WIB ini bertempat di Masjid Asy Syiffa' Rumah Sakit Islam, Sanden, Kota Magelang.

Pengucapan 13 Ikrar Kelas VI

"Target tilawah bersama dalam agenda Majelis Siang ini adalah khotam setiap hari secara kolektif. Secara teknis, siswa putra yang berjumlah 54 siswa dan 47 siswi masing-masing dibagi menjadi empat kelompok, sehingga total ada 8 kelompok yang mendapat bagian untuk menyelesaikan 30 Juz.", jelas Usadzah Arin. Sedangkan Al Ma'tsurat yang dibaca adalah Al Ma'tsurat sore. Ikrar yang berjumlah 13 poin berisi janji-janji siswa-siswi kelas VI untuk melakukan upaya-upaya menyukseskan Ujian Sekolah dan Muatan Lokalnya yang akan diselenggarakan pada tanggal 18-25 Mei mendatang.

Kultum- Ustadz Imam selaku Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memberikan pesan kepada para siswa
Tema kultum yang disampaikan Ustadz Imam siang ini adalah tentang Tawazun. Tawazun artinya seimbang. Ustadz Imam menyampaikan pesan agar para siswa menjaga kesehatan. Saat Ustadz Imam menanyakan kepada siswa, ternyata banyak siswa-siswi yang jarang berolah raga.

TOKOH NU KOTA MAGELANG, KH. MANSYUR SIROJ BERI APRESIASI DAN DOAKAN SDIT IHSANUL FIKRI

Written By Unknown on Senin, 04 Mei 2015 | 15.54

KH. Mansyur Siroj, M.Ag-  Saat memberikan Mau'idzotul Hasanah

MAGELANG- KH. Mansyur Siroj, Ketua Syuriah Nahdatul Ulama' (NU) turut memberikan pesan-pesan kebaikan (Mauidhotul Khasanah) dalam agenda Khataman dan Imtihan yang diselenggarakan oleh SDIT Ihsanul Fikri dalam rangka peringatan Hari Pendidikan Nasional di gedung Wiworo Wiji Pinilih. (2/5)

KH. Mansyur Siroj merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Sirojul Huda, di Jalan Sumba No 146 RT 07 RW 02, Kelurahan Wates, Kota Magelang ini menyampaikan bahwa SDIT Ihsnul Fikri telah menjadi pusat perhatian masyarakat, ini merupakan uwais kata beliau yang bermakna SDIT Ihsanul Fikri bagus, unggul, dan bermutu. Beliau yang pernah memiliki pengalaman sebagai ketua Departemen Agama di Kota Magelang, Kudus, dan Temanggung ini menyampaikan Doa agar para peserta dan hadirin yang hadir menjadi umat manusia yang selalu berdiri di jalan yang benar. Beliau menyampaikan seperti yang dikutip dalam Al Qur'an Surah Ali Imran ayat 114-115, bahwa "Tanda-tanda orang yang sholih adalah mereka yang beriman pada Allah dan hari akhir, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, serta bersegera mengerjakan berbagai kebajikan. Dan kebajikan apapun yang mereka kerjakan sekali-kali tidak akan diingkari pahalanya oleh Allah." Beliau juga menambahkan bahwa "Mari kita belajar ajeg, karena amal ibadah yang paling dicintai adalah amal ibadah yang dilaksanakan secara konsisten."

Metode pembelajaran Al Qur'an, UMMI menurut beliau termasuk metode pembelajaran yang hebat. Dalam kutipan pernyataannya "Metode UMMI canggih benar." maksudnya yaitu dengan pembelajaran yang serius, SDIT Ihsanul Fikri melalui metode pembelajaran UMMI sudah dapat menghasilkan anak-anak didik yang pandai membaca Al Qur'an dengan baik dan benar.

Diakhir Mauidhotul Khasanah beliau yang merupakan imam masjid dan mubaligh di wilayah kota dan kabupaten Magelang ini juga mendoakan agar para peserta dan hadirin senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT dan kebahagiaan sejati, dikuatkan daya juangnya, dihilangkan rintangannya, serta dimudahkan jalannya untuk bejuang di jalan Allah. Aaaaamiiiiin. (SPL)

34 SISWA SDIT IHSANUL FIKRI SIAP BERSAING REBUT JUARA MTQ TINGKAT KOTA MAGELANG

Siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang memenangkan juara MTQ tingkat Kecamatan Magelang Selatan

Assalamu'alaikum Wr Wb

Kabar gembira didapati untuk keluarga besar SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, seperti dilansir dalam pemberitaan SDIT Ihsanul Fikri sebelumnya tertanggal 24 April 2015 bahwa 14 siswa SDIT Ihsanul Fikri menjadi juara Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Magelang Utara. Tanggal 29 April dan 30 April 2015, SDIT Ihsanul Fikri kembali memborong piala MTQ yang diselenggarakan di Kecamatan Magelang Selatan dan Kecamatan Magelang Tengah. Sepuluh siswa memenangkan MTQ di Magelang Tengah dan 10 siswa menjadi juara di Magelang Selatan. 

Berikut adalah nama siswa-siswi yang telah membanggakan:
PEMENANG MTQ DI KECAMATAN MAGELANG SELATAN (29/4)
  1. FARAH ZAHRA NABILA, KELAS 5A, JUARA 1 TAHFIDZ PUTRI
  2. NIDA SOFIA HASNA, KELAS 5B, JUARA 2 TAHFIDZ PUTRI
  3. ALMIRA NUR MUTIA, KELAS 5B, JUARA 3 TAHFIDZ PUTRI
  4. AZIZAH KUSUMAWATI YUWONO, KELAS 5B, JUARA HARAPAN 1 TAHFIDZ PUTRI
  5. ANJELIKA NAYA NANDINI, KELAS 5A, JUARA HARAPAN 2 TAHFIDZ PUTRI
  6. NOVIA DEWI FA, KLEAS 3, JUARA HARAPAN 3 TAHFIDZ PUTRI
  7. M. HILMI NABIL A, KELAS 3C, JUARA 1 TAHFIDZ PUTRA
  8. NAUFAL FARAS INDARWANDI, KELAS 5A, JUARA 2 TAHFIDZ PUTRA
  9. ZAIM ABIDURRAHMAN, KELAS 5C (Putra Bapak Arifin, Ketua Bidang Pendidikan Yayasan Ihsanul Fikri) JUARA 3 TAHFIDZ PUTRA
  10. AJI, KELAS 3, JUARA HARAPAN 2 TAHFIDZ PUTRA
PEMENANG MTQ DI KECAMATAN MAGEALNG TENGAH (30/4)
  1. ZUFR FADHLI AMINULLAH (Putra Bapak Koesdiharno, Ketua Yayasan Ihsanul Fikri) KELAS 5C, JUARA 1 TAHFIDZ PUTRA
  2. NAUFAL ALAUDIN YUSUF, KELAS 5C (Putra Ibu Nurhayati Guru SDIT Ihsanul Fikri) JUARA 2 TAHFIDZ PUTRA
  3. AUFA, JUARA 3 TAHFIDZ PUTRA
  4. CAHYA WIJI MAHARDIKA, KELAS 4D, JUARA HARAPAN 1 TAHFIDZ PUTRA
  5. MARDHIA AFRA GALANG CP, KELAS 5B, JUARA HARAPAN 2 TAHFIDZ PUTRA
  6. M. NOOR FAUZAN, KELAS 5B, JUARA HARAPAN 3 TAHFIDZ PUTRA
  7. NATASYA DAVINALIA, KELAS 5A, JUARA 2 TAHFIDZ PUTRI
  8. RAMADHANI AMALIA DAMAYANTI, KELAS 5C, JUARA 3 TAHFIDZ PUTRI
  9. KURNIA SYAFA'UR RUSDA, KELAS 5C, JUARA HARAPAN 1 TAHFIDZ PUTRI
  10. SHOFIYYAH NU, KELAS 3D, JUARA HARAPAN 2 TAHFIDZ PUTRI
Prestasi yang membanggakan ini tentunya merupakan hasil jerih payah dari seluruh pihak baik pengajar yang telah sangat membimbing anak didiknya dan juga siswa yang terus bersemangat untuk meraih prestasi. Siswa-siswi yang telah lolos tingkat kecamatan rencananya akan diadu kembali di tingkat Kota Magelang pada tanggal 13 Mei 2015 di Gedung Wiworo Wiji Pilinih. 

"Alhamdulillah, prestasi anak-anak SDIT Ihsanul Fikri sangat membanggakan, rencananya besok tanggal 13 Mei 2015 akan beradu lagi, dan anak-anak SDIT Ihsanul Fikri akan beradu dengan teman-temannya sendiri yang berasal dari SDIT Ihsanul Fikri, karena dari hasil lomba di tiap kecamatan, Alhamdulillah SDIT Ihsanul Fikri memborong juara hingga juara harapan", ungkap Ibu Nur Sholikhahs selaku koordinator lomba SDIT Ihsanul Fikri.
Bismillah, ayo doakan kawan-kawan SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang untuk terus berprestasi dan menjadi hafidz dan hafidzoh kelak. Berawal dari sekolah dasar yang menjunjung karakter Qur'an ini yang kelak nantinya akan bermunculan generasi-generasi berprestasi dan robbani berkarakter Qu'an. Amin. 


KHATAMAN DAN IMTIHAN SDIT IHSANUL FIKRI KOTA MAGELANG DI MOMEN HARDIKNAS BERJALAN KHIDMAT

Siswa SDIT Ihsanul Fikri- Peserta Khataman dan Imtihan

MAGELANG- Rintik hujan pagi hari tadi menambah syahdu dibukanya agenda Khataman dan Imtihan yang diselenggarakan oleh SDIT Ihsanul Fikri kota Magelang  di Gedung Wiworo Wiji Pinilih. SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang mengambil tema Syukur di Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) tahun ini. Khataman dan Imtihan merupakan bentuk akuntabilitas dan rasa syukur, yaitu pelaporan secara langsung dan nyata kualitas hasil pembelajaran Al Qur'an kepada Orang tua wali santri/ masyarakat. Kegiatan yang diikuti oleh 86 anak dari kelas IV, V, dan VI pada hari ini merupakan kali kedua yang diselenggarakan setelah sebelumnya berhasil meluluskan 40 anak dari kelas III, IV, V, dan VI. Khataman merupakan kegiatan membaca Al Qur'an secara bersama-sama dimulai dari Al Fatihah, dilanjutkan Surat Al Zalzalah sampai dengan An Naas, kemudian Al FAtihah dan Surat Al BAqarah ayat 1-5, dan ditutup doa Khatmu Al Qur'an beserta artinya. Imtihan merupakan proses tanya jawab seputar tartil (perlahan dan jelas), fashohah (kefasihan ucapan), ghorib (bacaan yang tidak seperti biasanya), tajwid (hukum dalam membaca Al Qur'an), dan hafalan oleh publik yang dipandu oleh UMMI Foundation. (2/5)
Imtihan- Ustadz Muhammad Arif Syu'aib memandu jalannya proses imtihan dan tanya jawab
Beberapa siswa yang mendapat kehormatan untuk unjuk kebolehan ilmu yang telah dikuasainya adalah Mbak Cita, Mas Izul, Mas Irsyad, Mbak Nana, Mas Zaim, Mas Roni, Mbak Nurul, Mas Shiddiq, Mas Zaidan, dan Mbak Khusnia. Beberapa yang berhasil kami catat yaitu Mas izul yang mendapatkan pertanyaan salah satu hukum bacaan ghorib yaitu shod yang terdapat huruf sin kecil diatasnya, Mas Zaim diminta untuk membacakan surat Al Kahfi ayat 1-2 yang didalamya terdapat hukum bacaan saktah, Mas Roni diminta membacakan surat Al Hujurat ayat 11, dan Mbak Nurul yang diminta tasmi' QS Al Qoriah beserta penjelasan hukum-hukum tajwid di dalamnya.

Sesi memohon doa restu pada kedua orang tua
Sesi memohon doa restu pada kedua orang tua



Selepas proses imtihan dan tanya jawab, anak-anak diberi waktu menemui kedua orang tua dan guru selama tiga menit untuk meminta doa restu agar menjadi anak yang sholeh, sukses, dan berguna bagi agama. Tiga menit yang berarti, mendadak seisi ruangan menjadi suasana yang mengharu biru. Dengan diiringi instrumen musik do'aku, para peserta imtihan menangis dalam pelukan orang tuanya maing-masing. Permohonan doa restu anak-anak kemudian disambut para orang tua dengan pelukan kasih sayang dan pesan-pesan motivasi agar ilmu yang telah diperoleh menjadi manfaat bagi umat di kemudian hari. Setelah meminta doa restu, kemudian para peserta diminta untuk naik ke panggung kembali untuk mendengarkan pesan-pesan kepada peserta Khotaman dari Ustadz Arif selaku pemandu Khotaman. Terdapat tiga pesan penting yang disampaikan, yaitu pesan untuk rajin sholat lima waktu, berbakti pihak kedua orang tua, dan rajin membaca Al Qur'an setiap hari.

Tropy Khataman
Penyerahan Sertifikat dan Trophy oleh Kepala Sekolah dan Koordinator UMMI
Setelah itu peserta diminta meninggalkan panggung dengn rapi untuk kembali ke tempat yang sudah disediakan. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian sertifikat pada seluruh peserta khotaman. Satu per satu peserta naik panggung sesuai dengan slide yang telah ditampilkan untuk menerima sertifikat dan trophy khotaman dari kepala sekolah dan koordinator UMMI. Dengan demikian, telah terujilah ilmu tartil, fashohah, ghorib, dan tajwid, serta hafalan para peserta khataman dan imtihan di depan publik. Ustadz Faisal menyampaikan harapan beliau kedepannya kepada para peserta "semoga anak-anak didik menjadi pribadi yang sholih/sholihah dan berakhlaqul karimah." Ustadz Abdur Rozak berpesan agar kedepannya para guru dapat lebih meningkatkan lagi kinerja yang sudah baik ini dan bagi para orang tua, diharap agar dapat mendampingi anak-anaknya hingga ilmu yang telah diperolehnya nanti dapat segera diamalkan. "Persiapan yang memakan waktu selama satu bulan intensif ini membuahkan hasil beupa nilai yang cukup memuaskan. Namun, secara target masih kurang, baru 80% yang tercapai. Pada praktiknya, 20% sisanya mengalami permasalahan yang cukup beragam dan kasuistik menyangkut kondisi psikologis anak. Agenda khataman dan imtihan ini merupakan ajang evaluasi dan menjadi tambahan penyemangat para guru untuk menghadapi tantangan kedepan yang lebih besar. Target untuk tahun depan, kegiatan ini akan rutin digelar tiap satu semester. Jadi, hendaknya kita belum layak merasa puas diri.", jelas kepala sekolah SDIT Ihsanul Fikri. Diakhir wawancara, beliau yang juga tergabung sebagai penanggungjawab kegiatan bersama Ustadz Sholihin dan Ustadz Faisal meminta doa restu agar tahun depan kelas tiga sudah mencapai Al Qur'an dan tahun ajaran 2015/2016 ada kelas tahfidz dengan target 5 Juz (Juz 29,30, 1, 2, dan 3).

Penyerahan Penghargaan
Terdapat beberapa Penghargaan yang diberikan pada peserta terbaik. Peserta terbaik diminta untuk naik ke atas panggung untuk menerima penghargaan. Beberapa nama siswa berprestasi yaitu Dewangga Dika Darmawan yang mendapat peringkat terbaik petama dengan total nilai 9,60. Terbaik kedua diraih oleh ananda Naufal Makarim Aschafitz dan Khasnaul Azizah dengan nilai 9.40. Terbaik ketika diraih oleh ananda Tita Amalya Nadhifah, Daniya Nadiya Adila, dan Nur Iftita Anisa Sani dengan nilai 9,30. Prestasi anak-anak masih mungkin untuk dapat terus ditingkatkan. Ustadz Arif sebagai perwakilan dari UMMI Foundation mengungkapkan bahwa "Dengan telah terselenggaranya kegiatan khataman dan imtihan ini, SDIT Ihsanul Fikri sudah profesional dalam melakukan pelaporan secara nyata pada masyarakat. Walaupun belum sempurna (karena kesempurnaan hanya milik Allah), belau optimis bahwa kedepan kualitas kompetensi anak didik dapat lebih ditingkatkan lagi."  Tidak hanya menyinggung dari segi kualitas, beliau juga menyampaikan harapan dari segi kuantitas, "Semoga di periode selanjutnya, peserta bisa mencapai seratusan lebih jumlahnya."

Bapak Anang Masruri (Wali dari Zahra Farwania)
Dalam sambutan wali murid yang diwakili oleh Bapak AnangMasruri, beliau menyampaikan bahwa "Tidak ada kalimat yang utama selain syukur. nikmat dapat hadir dan menyaksikanbagaimana anak-anak kita telah diakui dan dididik cara membaca Al Qur'an dengan metode UMMI. Sejak awal jilid pertama hingga akhirnya dapat membaca Al Qur'an dengan lancar. Kami ucapkan Jazakumullah Khairan Katsira kepada SDIT Ihsanul Fikri, wabil khusus tim pengajar UMMI sehingga anak kami bisa membaca Al Qur'an." Diakhir sambutannya, beliau sebagai wali murid percaya bahwa SDIT Ihsanul Fikri telahmampu mewujudkan motto sekolahnya sebagai SekolahUnggulan berkarakter Qur'ani. Beliau juga mendoakan agar para guru diberi pahala oleh Allah SWT. seperti aliran air. Beliau mengibaratkan jika nanti anak-anak kami telah dewasa dan mengajarkan apa yang telah diperoleh dari guru-guru mereka, maka pahala tersebut akan tetap mengalir pada siapa yang telah menyalurkan ilmu yang bermanfaat tadi pada yang mengajarkannya petama kali. "Hanya Allah SWT sangpemberi balasan Tebaik.", tutup beliau.


Bapak KH. Mansyur Siroj, Tokoh Masyarakat dari kalangan Nahdatul Ulama' (NU)

Dalam sambutan berikutnya, KH Mansyur Siroj yang merupakan tokoh masyarakat menyampaikan mauidhotul khasanah kepada para hadirin dan peserta khataman dan imtihan. Beliau menyampaikan bahwa "SDIT Ihsanul Fikri telah menjadi Pusat Perhtian Orang (PPO) yaitu sebagai sekolah yng bagus, unggul, dan bermutu." Beliau juga mendoakan agar para siswa SDIT Ihsanul Fikri menjadi anak yang sholih -sholihah, rajin sholat, mengaji, dan beribadah. Beliau juga mengakui metode UMMI yang dinyatakan dalam kalimat "melihat kemampuan peseta khataman dan imtihan ini, berarti metode UMMI ini canggih benar." Diakhir ceramahnya, beliau berpesan bahwa amal ibadah yang disukai itu, amal ibadah yang konsisten. Beliau mengajak para hadirin untuk bersama-sama menghafalkan empat kata Ajak, Contoh, Dorong, dan Cegah yang kemudian disingkat menjadi ACDC.

Grup Nasyid Granada Voice dan Magenta
Diakhir acara, hadirin dihibur dengan tampilan dari salah satu grup Nasyid binaan ustadz Niko, yang merupakan guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di SMPIT Ihsanul Fikri yang merupakan pemenang juara satu lomba nasyid yang diselenggarakan Asosiasi Nasyid Nusantara wilayah Jawa Tengah. (SPL)



 
Copyright © Maret 2015. SDIT IHSANUL FIKRI - Redesign : YIF
Design by Creating Website | Published by Mas Template | Powered by Blogger